Tatkala kudatangi sebuah cermin Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat Namun aneh , sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat
Tatkala kutatap wajah , hatiku bertanya . Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya bersinar indah di surga sana ? Ataukah wajah ini yang kelak akan hangus legam dineraka Jahannam
Tatkala kutatap mata, nanar hatiku bertanya Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan…. Menatap Allah , menatap Rasulullah , menatap kekasih-kekasih Allah kelak ? Ataukah mata ini yang terbeliak , melotot , menganga , terburai menatap Neraka Jahannam………..
Barangsiapa yang mengerjakan amal yang shaleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berbuat kejahatan, maka (dosanya) atas dirinya ; dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba(Nya). (QS. Fushshilat 41:46).
Berpuasa 6 hari pada bulan Syawwal setelah puasa wajib di bulan Ramadhan adalah merupakan puasa Sunnah Mustahabbah, bukan wajib. Namun puasa ini sangat disarankan kepada umat Muslim, karena kebaikan yang banyak yang ada padanya dan pahalanya yang amat besar. Barangsiapa berpuasa 6 hari pada bulan Syawwal (setelah berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan) akan dicatat baginya pahala seperti dia telah berpuasa selama satu tahun penuh, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sahih.
Insya Allah hari kita merayakan hari Idul Fitri. Orang akan saling bersalaman dan mengucapkan minal `a'idin wal fa'izin. Apa artinya ? Di depan kelas pak guru bertanya kepada murid-muridnya; apa artinya minal `a'idin wal fai'izin ? Serempak murid-murid menjawab; Mohon maaf lahir batin. Demikianlah memang anggapan masyarakat umum atas kalimat itu, padahal salah. Kalimat minal `a'idin adalah kependekan dari do'a Allohumma `ij`alna minal `a'idin waj`alna minal fa'izin, artinya; Ya Allah setelah berpuasa ini, jadikanlah kami termasuk orang yang bisa kembali (ke fitrah kami) dan sukses.
Setiap kali lebaran, terminal bus, stasiun kereta dan bahkan pelabuhan dan bandara dipenuhi oleh calon penumpang. Jalan raya pantura macet total menjelang hari lebaran. Mau kemana mereka, dan apa sebenarnya yang mereka cari ? Yah mereka mau mudik, mau pulang kampung. Apa yang mendorong mereka mau bersusah payah mudik lebaran ? Ada dua hal; pertama tradisi lebaran yang sudah ratusan tahun. Tradisi mempunyai kekuatan luar biasa dalam menggerakkan aktifitas sosial.
I. Muqoddimah Rangkaian ibadah-ibadah Ramadhaniyat diakhiri dengan "Idul Fithri". 'Id secara etimologis berarti 'kembali'. dan Fithri berarti 'berbuka' atau fitroh. Sedangkan secara istilah, 'Idul Fithri ialah kembali berbuka (makan minum) setelah berpuasa atau kembali kepada fithroh setelah melalui masa training dan pembersihan (tathhir) selama bulan Ramadhan.
“Jadi teman-teman, ada lima ciri anak sholeh. Yaitu rajin sholat, baca qur’an, tidak malas belajar, menghormati orang tua, dan mencintai Islam sampai mati!,” ujar Kiki Pildacil, bersemangat.
Dihadapan rekan-rekan sebayanya, 150 anak yatim yang mengikuti acara BERSAHABAT (Berbuka Bersama Anak Yatim), da’i cilik tersebut mampu menghidupkan suasana. Dengan celoteh khas anak-anak, Kiki tampil penuh percaya diri.
Diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma, ia berkata, "Rasulullah saw. adalah orang yang paling dermawan dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril yang datang untuk menyimak bacaan Al-Qur`an beliau. Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadhan lalu Rasulullah membacakan kepadanya Al-Qur`an.
Ketika Rasulullah saw. ditemui Jibril, beliau lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berembus.”
Hadits ini diriwayatkan pula oleh Ahmad dengan tambahan, "Beliau tidak pernah dimintai sesuatu kecuali memberikannya."
1. Diriwayatkan dari Ibnu Umar t.ia berkata : Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah dari bulan Ramadhan satu sha' dari kurma, atau satu sha' dari sya'iir. atas seorang hamba, seorang merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslilmin. (H.R : Al-Bukhary dan Muslim)
2. Diriwayatkan dari Umar bin Nafi' dari ayahnya dari Ibnu Umar ia berkata ; Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah satu sha' dari kurma atau satu sha' dari sya'iir atas seorang hamba, merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslimin dan beliau memerintahkan agar di tunaikan / dikeluarkan sebelum manusia keluar untuk shalat 'ied. (H. R : Al-Bukhary, Abu Daud dan Nasa'i)
3. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. ia berkata : Rasulullah saw telah memfardhukan zakat fithrah untuk membersihkan orang yang shaum dari perbuatan sia-sia dan dari perkataan keji dan untuk memberi makan orang miskin. Barang siapa yang mengeluarkannya sebelum shalat, maka ia berarti zakat yang di terima dan barang siapa yang mengeluarkannya sesudah shalat 'ied, maka itu berarti shadaqah seperti shadaqah biasa (bukan zakat fithrah). (H.R : Abu Daud, Ibnu Majah dan Daaruquthni)
Tempat mengadu, meminta, dan kembali segala urusan bagi orang beriman hanyalah Allah, Rasulullah memberitahukan menit-menit yang sangat berharga untuk menghadap dan memohon kepada Allah