Semua amal anak Adam dapat dicampuri kepentingan hawa nafsu, kecuali shaum. Maka sesungguhnya shaum itu semata-mata untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya (Hr. Bukhari Muslim).
Pernahkan Anda melihat seekor ulat bulu? Bagi kebanyakan orang, ulat bulu memang menjijikkan bahkan menakutkan. Tapi tahukah Anda kalau masa hidup seekor ulat ini ternyata tidak lama. Pada saatnya nanti ia akan mengalami fase dimana ia harus masulk ke dalam kepompong selama beberapa hari. Setelah itu ia pun akan keluar dalam wujud lain : ia menjelma menjadi seekor kupu-kupu yang sangat indah. Jika sudah berbentuk demikian, siapa yang tidak menyukai kupu-kupu dengan sayapnya yang beraneka hiasan indah alami? Sebagian orang bahkan mungkin mencari dan kemudian mengoleksinya bagi sebagai hobi (hiasan) ataupun untuk keperluan ilmu pengetahuan.
Tatkala kudatangi sebuah cermin Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat Namun aneh , sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat
Tatkala kutatap wajah , hatiku bertanya . Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya bersinar indah di surga sana ? Ataukah wajah ini yang kelak akan hangus legam dineraka Jahannam
Tatkala kutatap mata, nanar hatiku bertanya Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan…. Menatap Allah , menatap Rasulullah , menatap kekasih-kekasih Allah kelak ? Ataukah mata ini yang terbeliak , melotot , menganga , terburai menatap Neraka Jahannam………..
Tiada Tuhan selain Allah yang maha Menatap, yang Menggengam langit dan bumi. Dialah penguasa alam semesta, yang menciptakan setiap diri, yang maha Tahu setiap isi hati. Dialah yang membuka menutup, mengabulkan setiap rizki. Dialah Allah yang menurunkan dan mengangkat derajat, melapangkan hati, memberikan ketentraman, mencabut penderitaan. Dialah Allah pemberi nikmat tiada bertepi.
Garputala akan bergetar manakala menyerap frekuensi yang sama. Dan garputala itu juga akan menggetarkan garputala disekitarnya, bila ia menangkap gelombang getaran yang identik dengan dirinya. Tetapi bila gelombang yang digetarkan tidak pada frekuensi sama, garputala tersebut tidak bergetar dan juga tidak menggetarkan garputala yang lainnya.
Begitu juga dalam hidup ini. Pergaulan kita dengan orang lain, juga menganut hukum seperti itu. Hukum frekuensi yang sama.
Barangsiapa yang mengerjakan amal yang shaleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berbuat kejahatan, maka (dosanya) atas dirinya ; dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba(Nya). (QS. Fushshilat 41:46).
Berpuasa 6 hari pada bulan Syawwal setelah puasa wajib di bulan Ramadhan adalah merupakan puasa Sunnah Mustahabbah, bukan wajib. Namun puasa ini sangat disarankan kepada umat Muslim, karena kebaikan yang banyak yang ada padanya dan pahalanya yang amat besar. Barangsiapa berpuasa 6 hari pada bulan Syawwal (setelah berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan) akan dicatat baginya pahala seperti dia telah berpuasa selama satu tahun penuh, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sahih.
Insya Allah hari kita merayakan hari Idul Fitri. Orang akan saling bersalaman dan mengucapkan minal `a'idin wal fa'izin. Apa artinya ? Di depan kelas pak guru bertanya kepada murid-muridnya; apa artinya minal `a'idin wal fai'izin ? Serempak murid-murid menjawab; Mohon maaf lahir batin. Demikianlah memang anggapan masyarakat umum atas kalimat itu, padahal salah. Kalimat minal `a'idin adalah kependekan dari do'a Allohumma `ij`alna minal `a'idin waj`alna minal fa'izin, artinya; Ya Allah setelah berpuasa ini, jadikanlah kami termasuk orang yang bisa kembali (ke fitrah kami) dan sukses.
Saudara-saudaraku yang budiman, “Taqobbalalloohu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum” Semoga Allah menerima amal-amal kita dan juga shaum – shaum kita selama ini.
Saudaraku, ini adalah saat yang paling kita rindukan... dimana kita mengakhiri Ramadhan ini dengan semangat baru; bahwa hidup kita masing-masing akan berubah menjadi lebih baik. Kita harus bertekad untuk membuka lembaran baru dalam hidup ini dan kita isi hanya dengan catatan-catatan terbaik.
Setiap kali lebaran, terminal bus, stasiun kereta dan bahkan pelabuhan dan bandara dipenuhi oleh calon penumpang. Jalan raya pantura macet total menjelang hari lebaran. Mau kemana mereka, dan apa sebenarnya yang mereka cari ? Yah mereka mau mudik, mau pulang kampung. Apa yang mendorong mereka mau bersusah payah mudik lebaran ? Ada dua hal; pertama tradisi lebaran yang sudah ratusan tahun. Tradisi mempunyai kekuatan luar biasa dalam menggerakkan aktifitas sosial.
Manusia hakikatnya tempat segala dosa. Pada dirinya, berkumpul berbagai kekurangan dan kelemahan. Dalam jiwanya, bersemayam kekhilafan dan kealpaan hingga tercipta dosa yang membuat ia berjarak pada khaliknya.
Akan tetapi, ada kalanya dosa bisa membuat manusia dekat pada Allah. Dosa yang membuat pelakunya semakin mengenal dan mencintai Allah. Dosa yang digariskan oleh Allah sebagai penunjuk jalan agar ia sadar dan mendekati diri-Nya.