Reform!
Sebuah perubahan kembali kami lakukan untuk mencari jati diri majalah Shaff sebagai majalah komunitas. Hal ini terkait dengan kunjungan Tim Media Center ke kantor Bola dalam rangka study banding. Alhamdulillah, Pemimpin Redaksi Tabloid BOLA yaitu Bapak Ian Situmorang turun langsung untuk “menangani” kami. Pengalaman dan ilmu yang luar biasa yang kami dapat dari kunjungan tersebut. Hasil nyata dari kunjungan itu tertuang dalam isi majalah Shaff edisi ini, dimana porsi kegiatan dan program dari Pesantren Daarut Tauhiid Jakarta diberikan lebih banyak. “Karena itulah ciri khas dari majalah komunitas”, begitu kutipan perkataan yang disampaikan Bapak Ian kepada kami. Halaman isi kami tambah menjadi 24 untuk memenuhi kebutuhan pembaca akan informasi kegiatan-kegiatan kami. Diantaranya Kalam MMQ, Kalam Kajian Rutin, dan Kalam Promo. Mohon maaf kepada pembaca, jika sekiranya kami masih dan akan terus berubah ke depannya. Semoga perubahan-perubahan yang kami lakukan adalah perubahan-perubahan yang membawa dampak yang lebih baik. Amin. Inilah Majalah Shaff edisi ini dengan bentukkan kembali, ReForm! |
|
|
-
Shaff Oktober 2008
( 18 items )
Bersih dari Dosa
Ah, Ramadhan telah berakhir... Masih kurang rasanya amal-amal yang dilakukan di bulan itu. Masih belum cukup rasanya waktu yang tersedia untuk beramal. Dan, kita tak pernah tahu apakah kita akan bertemu kembali dengan bulan yang mulia tersebut.
Beralih ke saat ini, apakah hasil dari Ramadhan yang telah kita lalui? Apakah yang dapat kita bawa ke dalam sebelas bulan berikutnya? Akankah kita terus beristiqomah beribadah seperti di bulan Ramadhan? Dan apakah seluruh ibadah yang telah kita lakukan di bulan Ramadhan kita diterima oleh Allah swt? Apakah kita keluar dari Ramadhan seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya, bersih dari dosa?
Masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan di dalam diri yang tak mampu terjawab. Tapi sesungguhnya ada yang lebih penting dari terjawabnya pertanyaan-pertanyaan itu, yaitu niat dan tekad untuk merubah diri menjadi lebih baik. Lalu diwujudkan dengan ikhtiar sekuat tenaga agar hal itu dapat terwujud. Dengan melakukan hal itu, terjawablah pertanyaan yang paling penting bagi kita, yaitu bahwa Ramadhan telah berhasil mendidik kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih beriman dan lebih bertaqwa. Maka insya Allah, janji Allah untuk menghapus dosa-dosa kita layaknya bayi yang baru lahir pun telah terpenuhi. Amin.
Selamat Idul Fitri 1429 H. Taqabalallahu minna wa minkum. Minal ‘aidin wal faidzin. Selamat membaca Majalah Shaff dengan tampilan baru ini yang dibuat untuk menambah kenyamanan pembaca. Insya Allah.
-
Shaff September 2008
( 11 items )
Kepompong atau Kecebong? Sebuah judul yang membuat penasaran bagi sebagian pembaca. Apa maksud dari judul tersebut? Kenapa pada edisi ini Majalah Shaff mengambil tema ini? Kepompong dan kecebong sendiri bagi kita sudah tidak asing lagi. Dua jenis hewan yang bermetamorfosa (berubah bentuk dari bentuk awal ke bentuk akhir yang sangat berbeda). Cukup dengan pemikiran simple dan sederhana untuk memahami tema kali ini. Karena jika berfikir terlalu rumit, maka akan ada bahasan yang tidak akan ada habisnya. Kepompong berubah menjadi kupu-kupu, sementara kecebong berubah menjadi katak. Jika dilihat dari bentuk, tentulah kupu-kupu lebih indah dan sedap dipandang bentuknya dibanding dengan katak. Dan kupu-kupu mempunyai bentuk lebih indah dibanding bentuk sebelumnya, yaitu kepompong. Lain halnya dengan kecebong yang ketika berubah menjadi katak tidak bisa dibilang lebih indah. Itulah perumpaan yang coba kita angkat lewat tema kali ini. Ramadhan ibarat sebuah pembungkus besar untuk bermetamorfosa. Sementara hasil metamorfosanya tergantung kita, apakah kita menjadi kupu-kupu? Ataukah menjadi katak? Kupu-kupu artinya kita berubah menjadi lebih baik setelah Ramadhan, katak artinya kita menjadi tetap atau lebih buruk. Karena dalam kenyataannya, Ramadhan bukan digunakan untuk bertafakur untuk merasakan penderitaan saudara-saudara kita yang kesulitan untuk makan, tetapi malah digunakan untuk menghambur-hamburkan uang dengan membeli segala makanan saat berbuka dan akhirnya terbuang dengan percuma, atau belanja segala keinginan untuk lebaran. Kami segenap Tim Media Center meminta maaf atas segala kesalahan dan kekurangan. Marilah kita sambut Ramadhan kali ini dengan target menjadi seperti kupu-kupu.
-
Shaff Juli 2008
( 11 items )
Sahabat setia yang dimuliakan Allah swt, Ada yang berbeda pada Media DT edisi kali ini. Beberapa perubahan besar kami lakukan untuk menjadi lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya. Perubahan itu adalah perubahan nama Media DT menjadi Shaff. Nama ini menjadi pertimbangan kami karena kami mempunyai niat dan tujuan untuk menjadikan ummat Islam bersatu dalam suatu barisan (shaff). Semoga niat baik ini diridhai Allah swt sehingga dengan pertolongan-Nya, bisa menyatukan kita semua dalam suatu barisan yang teratur dan kokoh. Perubahan selanjutnya adalah dari logo, layout dan desain. Sahabat semua dapat melihat sendiri tampilan baru di edisi ini. Mudah-mudahan dapat lebih menarik dari segi tampilan. Terakhir dari segi isi. Ada beberapa kolom baru yang ditambahkan untuk memenuhi keinginan sahabat. Semua perubahan ini dilakukan setelah kami berkonsultasi dengan para ahli dalam bidang jurnalis, yaitu Bapak Sayadi dan Bapak Ibrahim Ajie. Semoga ilmu yang telah dibagi kepada kami, dibalas oleh Allah swt dengan balasan yang setimpal. Amin.
|