Kalam Mustahik E-mail
Wednesday, 30 July 2008
Menggapai Harapan Melalui Pendidikan

 

 Mahmudah, salah seorang siswi Adzkia Islamic School Daarut Tauhiid Jakarta, pada awalnya merasa minder kepada teman-temannya karena ia tidak langsung meneruskan sekolah setelah lulus dari sekolah dasar. Tetapi lama kelamaan keminderannya hilang karena ternyata teman-temannya justru memberikan dorongan untuk tetap sekolah. Mahmudah tidak dapat langsung melanjutkan pendidikannya karena faktor ekonomi.

  Kondisi keluarga Mahmudah bisa dibilang sangat kekurangan. Mahmudah adalah anak kedua dari lima bersaudara. Kakaknya, Eka Aprianto yang berumur 19 tahun saat ini sedang terbaring sakit di rumah neneknya yang tinggal di daerah Demak. Ia menderita penyakit ginjal. Adik Mahmudah yang ketiga bernama Tri Lismianti yang berumur 13 tahun setelah lulus sekolah dasar langsung bekerja menjadi pembatu rumah tangga di Indramayu. Sedangkan kedua adiknya yang lain masih bersekolah di tingkat dasar. Yang satu masih kelas tiga dan yang terakhir masih kelas satu. Mereka bersekolah di Kampung Sawah Jombang, Ciputat.

 

  Maslekah, ibu Mahmudah sedang hamil lima bulan, dan Mujianto, bapak Mahmudah bekerja sebagai seorang tukang kebun yang bertugas membersihkan rumput halaman orang lain. Setiap bulannya ada tujuh tempat yang harus dibersihkan halamannya oleh Mujianto. Dari setiap tempat upah yang diperoleh sebesar lima puluh ribu rupiah. Sementara ongkos untuk transportasi adalah dua puluh ribu rupiah. Sehingga total pendapatan perbulan sebesar dua ratus sepuluh ribu rupiah.

  Mereka tinggal di rumah kontrakkan yang sangat sederhana dengan masih berlantaikan semen. Setiap bulannya mereka harus membayar dua ratus empat puluh lima ribu rupiah untuk biaya kontrakkan, sehingga bisa dibayangkan dengan penghasilan yang diperoleh tiap bulannya belum bisa memenuhi kebutuhan keluarga tersebut.

  Mahmudah mendapat informasi tentang sekolah Adzkia Islamic School dari sang ibu sewaktu membantu pekerjaan rumah tangga di daerah Kampung Bulak Serua. Sebelum hamil ibunya memang menjadi buruh cuci pakaian dari satu rumah ke rumah yang lain. Hal itu dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

  Dengan bersekolah di Adzkia Islamic School, Mahmudah berharap bisa meningkatkan kualitas pribadi sesuai dengan visi misi Adzkia Islamic School yaitu “Mewujudkan cita-cita anak-anak dhuafa menjadi cerdas dan mandiri”. Dan tentu saja, Mahmudah ingin membantu keluarganya. Semoga apa yang menjadi cita-cita Mahmudah bisa tercapai. Amien (Ysr)

 


 

Biodata

Nama                        : Mahmudah

Tanggal Lahir         : 6 Desember 1992

Alamat                     : Kampung Sawah Jombang Ciputat Tangerang

Anak dari                : Bapak Mujianto dan Maslekah

Putri Ke                    : 2 dari 5 bersaudara

Sekolah                    : Azkia Islamic School DPU-DT Jakarta

Kelas                         : 2

Cita-cita                  : Ingin membahagiakan orang tua dan bisa 

                                     membantu kehidupan ekonomi orang tua.

 

 
< Prev   Next >
designed by Web Master